Rumor saat ini mengenai pemain muda berusia 21 tahun, Federico Chiesa yang ingin meninggalkan Fiorentina dengan tujuan demi bergabung dengan Juventus membuat salah satu pemain Juventus berusia 25 tahun, Federico Bernardeschi angkat suara. Apa isinya? Ia memberikan sedikit saran bagi pemain muda tersebut untuk masa depannya.

Kedekatan Juventus dan Chiesa sebenarnya sudah diberitakan sejak musim panas tahun 2018 lalu selain faktor usia memang Chiesa sudah diminati oleh pelatih Juventus pada musim itu. Tapi isunya kembali mencuat pada bursa transfer musim panas ini walaupun lini depan Bianconeri sendiri sudah penuh dengan pemain bertalenta.

Kabar terakhir menyebutkan bahwa penyerang berumur 21 tahun tersebut sedang memaksakan diri untuk hengkang dari Artemio Franchi. Bahkan ia sampai disidak oleh beberapa petinggi La Viola dalam bus milik tim sendirian baru-baru ini.

Lalu klub Fiorentina sendiri seperti yang pernah diungkapkan oleh Rocco Comisso selaku pemilik klub, tak ingin membiarkan Chiesa pergi dan tetap mempertahankan pemain mudanya tersebut. Terlebih jika sang penyerang memilih Juventus sebagai labuhan berikutnya.

Tentu saja pemberitaan tersebut sampai ke telinga Bernardeschi yang saat ini membela di Juventus, yang sudah lebih dulunya meninggalkan Fiorentina demi gabung Juventus pada tahun 2017 lalu. Pria berumur 25 tahun itu hanya bisa memberinya sedikit saran untuk pemain yang sama-sama berkebangsaan Italia tersebut.

“Sudah benar bahwa dia membuat keputusannya sendirian, hanya dia yang bisa membuat keputusan untuk dirinya sendiri,” ujar Bernardeschi kepada awak media, seperti yang dikutip dari Football Italia.

“Bagi saya, itu krusial: kami bermain bersama selama dua tahun dan bersama di Timnas, tapi saya selalu meninggalkan dia sendirian,” lanjutnya.

Rivalitas Fiorentina-Juventus

Rivalitas yang terjadi saat ini antara Fiorentina dan Juventus sendiri sudah berlangsung lama. Dan kalau kita bisa flashback semuanya tercatat dan sudah dimulai pada musim 1981-1982, di mana kedua tim berebut gelar Serie A. Waktu itu, Juventus keluar sebagai pemenang di pekan terakhir dan Fiorentina harus puas di posisi kedua.

La Viola mencium adanya kecurangan pada saat itu. Bahkan playmaker Fiorentina, Giancarlo Antognoni, dengan tegas mengatakan ‘Ci hanno rubato il titolo’, yang berarti ‘mereka telah mencuri gelar’. Tifosi La Viola lalu menambahkan ‘lebih baik jadi runner-up ketimbang pencuri’.

Kondisi semakin diperkeruh oleh Roberto Baggio yang memutuskan untuk bergabung dengan Juventus di tahun 1990. Ya, sosok legenda tersebut sebelumnya berstatus sebagai idola Fiorentina. Kepergiannya memicu kerusuhan di Kota Florence pada waktu itu.

Bernardeschi sendiri akhirnya mengikuti jejak Baggio, dan membuatnya kini menjadi public enemy Fiorentina. Saat kembali ke Artemio Franchi beberapa bulan setelahnya dengan seragam Juventus, ia mendapatkan ejekan dari para tifosi La Viola. Tapi mereka langsung terdiam begitu Bernardeschi membuktikan dengan kemampuannya saat berhasil mencetak gol melalui tendangan bebas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Inter Milan Tak Kunjung Memberi Tahu, Dua Nama Striker Incarannya!

Sen Jul 15 , 2019
Direktur Inter Milan, Giuseppe Marotta, baru-baru ini memberikan pernyataan jika ia pernah mengungkapkan bahwa dirinya masih mencari dua penyerang baru untuk menemani Lautaro Martinez. Namun […]