Barcelona Sepakat Pinjamkan Philippe Coutinho Ke Bayern Munchen

By admin 3 bulan ago

Masa depan pemain berusia 27 tahun, Philippe Coutinho akhirnya mulai menemui titik terang setelah Barcelona mengkonfirmasi baru-baru ini bakal meminjamkan sang gelandang ke klub Bundesliga, Bayern Munchen.

Hasil gambar untuk judi bola"

Coutinho memang sudah tak memiliki tempat di skuat Barcelona ibaratnya sudah tidak di anggap oleh Barca. Dan pada musim panas ini, kabarnya Barcelona sempat menawarkan pemain yang sudah mempunyai dua orang anak itu kepada sejumlah klub.

Setelah gagal pindah ke Premier League, PSG dan Bayern Munchen muncul menjadi urutan paling atas untuk mendapatkan tanda tangan gelandang internasional Brasil tersebut.

Konfirmasi Barcelona

Pada hari Jumat tanggal 16 Agustus 2019 baru saja kemarin, kabar gencar berhembus jika yang menyebut bahwa Coutinho selangkah lagi bergabung dengan Bayern Munchen dengan status pinjaman disertai opsi pembelian permanen.

Kabar tersebut pun kemudian dikonfirmasi langsung oleh juru bicara sekaligus direktur Barcelona, Guillermo Amor. Menurutnya, kepindahan Coutinho bakal terlaksana dalam beberapa hari ke depan. Untuk para fans kita tunggu saja ya keputusan tersebut.

“Saya bisa mengkonfirmasi bahwa ada kesepakatan awal dalam hal peminjaman Coutinho [ke Bayern Munchen],” ujar Guillermo Amor kepada situs poker online celfceredigionart.org.

Absen di Laga Pembuka La Liga

Coutinho sejatinya sudah masuk skuat Barcelona untuk laga pembuka La Liga 2019-20 di markas Athletic Bilbao pada hari Sabtu tanggal 17 Agustus 2019 dini hari WIB.

Namun hanya beberapa jam sebelum laga dan seiring kabar mendekatnya Coutinho ke Bayern, nama eks pemain Liverpool itu hilang dari skuat Blaugrana.

Barcelona sendiri harus mengawali perjalanan mereka di La Liga musim ini dengan kekalahan yang harusi di terima dengan lapang dada, skor tipis 0-1 atas Athletic Bilbao.

Jalan Pertandingan Athletic Bilbao vs Barcelona Dengan Perolehan Skor Tipis

By admin 3 bulan ago

Baru saja hari ini sabtu tanggal 17 Agustus 2019 dini hari WIB, sudah usai pertandigan yang di gelar dan ketidak beruntungan berpihak saat ini untuk Barcelona karena klub ini langsung menelan kekalahan dalam laga jornada perdana La Liga 2019-20 usai ditumbangkan Athletic Bilbao dengan perbedaa skor tipis 1-0 dalam pertandingan yang dihelat di San Mames.

Setelah bermain imbang 0-0 hampir sepanjang pertandingan, Aritz Aduriz yang baru dimasukkan langsung menjadi pahlawan kemenangan Bilbao lewat gol bicycle kick.

Lalu selanjutnya masih ada pertandingan yang akan di laksanakan Barca dimana tim bakal menjamu Real Betis di jornada kedua pekan depan. Sementara Athletic Bilbao akan bertandang ke markas Getafe.

Jalannya Pertandingan

Tampil di depan publik sendiri membuat Athletic Bilbao mencoba tancap gas sejak menit pertama. Tentu saja di tonton fans sendiri Bilbao kerja keras untuk memperoleh kemenangan. Dan di sisi lain, Barcelona terlihat belum bisa menemukan ritme permainan yang mereka inginkan.

Lalu memasuki menit ke-32, blunder fatal yang dilakukan Unai Lopez hampir saja bisa dimanfaatkan Luis Suarez untuk membuka keunggulan. Sayang tembakan Suarez masih membentur tiang gawang.

Pukulan telak didapat Barcelona ketika Suarez tak bisa melanjutkan permainan akibat cedera. Ia pun terpaksa ditarik keluar di menit ke-37 dan digantikan Rafinha.

Rafinha hampir saja membawa Barca memimpin andai tembakan kerasnya masih mampu ditepis Unai Simon dan kemudian membentur mistar gawang. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun untuk istirahat.

Kembali dari kamar ganti, Ernesto Valverde kembali melakukan pergantian pemain. Kali ini giliran Ivan Rakitic yang masuk menggantikan Carles Alena.

Laga pun masih berjalan cukup ketat dan keras di paruh kedua ini. Bilbao dan Barcelona sama-sama memperoleh peluang untuk memecah kebuntuan, dan juga sama-sama menemui kegagalan dan tidak menemukan titik tengah karena sama-sama para pemain masing-masing jago.

Memasuki menit-menit krusial, entrenador Bilbao, Gaizka Garitano memasukkan bomber gaek, Aritz Aduriz untuk menggantikan Inaki Williams. Dan keputusan tersebut terbukti ampuh sampai perolehan skor yang bisa mereka kunci.

Secara luar biasa, Aduriz muncul sebagai pahlawan kemenangan Bilbao lewat gol spektakuler dari tembakan salto yang ia cetak pada menit ke-89. Skor tipis yang di peroleh 1-0 untuk kemenangan tuan rumah pun menjadi hasil akhir laga ini. Berikut ini ada susunan pemain yang di keluarkan.

Susunan Pemain

Athletic Bilbao: Unai Simon; Ander Capa, Yeray Alvarez, Nunez, Yuri; Unai Lopez (Benat Extebarria 81′), Dani Garcia; Oscar De Marcos (Oihan Sancet 66′), Raul Garcia, Iker Muniain; Inaki Williams (Aritz Aduriz 88′).

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba; Sergi Roberto (Carles Perez 76′), Frenkie de Jong, Carles Alena (Ivan Rakitic 46′); Ousmane Dembele, Luis Suarez (Rafinha 37′), Antoine Griezmann.

Move On! Gagal Datangkan Lovren, Roma Resmi Rekrut Bek Turki

By admin 3 bulan ago

Klub Serie A, AS Roma sudah resmi gagal mendapatkan Bek berkebangsaan Bosnia, Kroasia Dejan Lovren, lalu akhirnya berita beredar jika AS Roma kini mengambil langkah cepat usai kegagalannya tersebut dengan mengumumkan perekrutan bek muda Turki berusia 22 tahun, bernama Mert Cetin dari Genclerbirligi.

Lewat laman resmi mereka, Roma menyatakan bahwa Cetin digaet dengan biaya transfer senilai 3 juta euro. Dan AS Roma juga mengumumkan sebagai bagian dari kesepakatan, Genclerbirligi berhak mendapat komisi sebesar 10 persen dari hasil penjualan Cetin di masa depan, dengan syarat nilai jualnya di atas 5 juta euro.

Di Roma, Cetin mendapat kontrak berdurasi lima tahun lamanya alias hingga 30 Juni 2024 mendatang. Bek 22 tahun itu bakal mengenakan kostum bernomor punggung 15. Sang besar harapan AS Roma akan pemuda ini semoga sesuai yang di harapkan.

Kebahagiaan Cetin

Keputusan AS Roma menggaet Cetin pun tidak di sangka dan ia pun tak bisa menyembunyikan kebahagiaan dirinya usai resmi menjadi pemain Roma. Cetin pun percaya diri bisa membayar kepercayaan yang sudah diberikan kubu Giallorossi. Tinggal tim dan para fans menunggu aksi menarik yang ia keluarkan.

“Saya sadar betul dengan kapasitas klub yang akan saya perkuat,” ujar Mert Cetin di laman resmi Roma.

“Saya sangat senang bisa berada di sini, saya tak bisa menjelaskannya dengan kata-kata. Saya yakin saya bisa memenuhi harapan klub dan fans,” imbuhnya.

Roma Lepas Nzonzi

Lalu, tak lama usai merekrut Cetin, Roma mengumumkan bahwa mereka telah resmi melepas gelandang berusia 30 tahun, Steven Nzonzi ke klub Turki, Galatasaray.

Nzonzi bergabung ke Galatasaray dengan status pinjaman selama semusim dengan opsi pembelian permanen senilai 16 juta euro.

Tak hanya itu, Galatasaray juga punya opsi untuk memperpanjang masa peminjaman pria berdarah Perancis tersebut selama setahun dengan biaya sebesar 500 ribu euro.

Lalu yang terjadi jika opsi tersebut diaktifkan, maka Galatasaray juga memiliki pilihan untuk mempermanenkan status Nzonzi dengan biaya 13 juta euro. Namun sejauh ini status dirinya masih dalam perencanaan sang pelatih untuk melepas dirinya.

Sumber : isbw13.org, Situs Poker Online di Indonesia.

Roma Resmi Gagal Mendapatkan Dejan Lovren, Liverpool Pun Gagal Melepaskannya

By admin 3 bulan ago

Baru-baru ini kabar soal rencana kepindahan bek yang sudah berusia 30 tahun, Dejan Lovren dari Liverpool ke AS Roma dikabarkan menemui jawaban atas kegagalan setelah klub Serie A tersebut diklaim tak bersedia menuruti permintaan sang pemain.

Gosip kepindahan Lovren memang gencar berhembus sejak beberapa hari lalu dan belum juga menemukan titik terang jalan keluar untuk memastikan bek asal Kroasia tersebut bahkan sudah tak masuk dalam skuat Liverpool untuk laga Piala Super Eropa kontra Chelsea.

Lovren pun sempat dikabarkan tinggal selangkah lagi pindah ke Roma dengan status pinjaman disertai kewajiban pembelian permanen senilai 25 juta euro tergantung pada kondisi yang sudah disepakati. Namun berita lain berhembus soal kegagalan pada dirinya, simak berikut ini lebih jelasnya.

Penyebab Kegagalan Transfer

Selain kesepakatan antara kedua klub, Roma kabarnya juga telah bersepakat soal perjanjian pribadi dengan Lovren. Dan sepertinya, semua terlihat sudah beres. Karena masing-masing juga menjalani komunikasi yang bagus.

Namun seperti yang dilansir La Gazzetta dello Sport, kepindahan Lovren nyatanya batal terlaksana karena Roma tiba-tiba saja melayangkan keputusannya dengan menolak untuk memenuhi permintaan bonus senilai 1 juta euro yang diajukan pemain 30 tahun tersebut.

Lovren sendiri sudah rela dan sepakat dibicarakan jika gajinya dipotong 1 juta euro untuk bisa bergabung dengan Roma. Namun permintaan bonusnya justru ditolak oleh kubu I Lupi.

Masa Depan Lovren

Kegagalan ini pun membuat masa depan Lovren kini kembali berada dalam tanda tanya dan kegalauan yang tidak kunjung usai. Tentu hal ini bukanlah hal yang mudah untuk dirinya, kegelisahan yang saat ini masih ia rasakan karena belum ada kejelasan yang benar-benar jelas. Dan besar kemungkinan ia bakal bertahan di skuat Liverpool asuhan sang pelatih Jurgen Klopp.

Meski demikian, Lovren bisa jadi akan tetap hengkang dari Anfield jika ada tawaran menggiurkan dari klub Eropa lain yang diterima Liverpool sebelum jendela transfer pemain Eropa ditutup pada tanggal 2 September 2019 mendatang. Tentu juga besar harapan yang ia tunggu untuk ada klub lain yang memang tertarik ingin memboyongnya.

Dan kabar terakhirnya, Roma sendiri langsung bergerak memburu pemain lain usai rencana kedatangan Lovren gagal terwujud agar Roma pun juga bisa mendatangkan pemain anyar lainnya yang memang tim butuhkan.

Transfer Gareth Bale Dengan Bayern Munchen Yang Sudah Siapkan Pilihan Kedua, Apakah Itu?

By admin 3 bulan ago

Berita terbaru datang dari klub Bayern Munchen yang rupanya masih terus menjaga asa untuk transfer pemain berusia 30 tahun, Gareth Bale. Die Roten disebut sedang mengupayakan untuk bisa mendapatkan Bale dengan status pemain pinjaman.

Gareth Bale diyakini tidak akan terpakai di Real Madrid yang masih menjadi klub resminya saat ini. Hal ini bahkan sudah dikonfirmasi langsung oleh sang pelatih Zinedine Zidane.

Bahwasanya sang pelatih, Zidane telah mengizinkan, bahkan menyuruh, Bale untuk segera hengkang dari klub. Dalam beberapa kesempatan, pemain 30 tahun juga sudah memancing peristiwa dengan membolos dari sesi latihan dan uji coba yang digelar oleh Madrid.

Kondisi Gareth Bale di Real Madrid memang jauh dari ideal. Lantas, akankah pemain asal Wales ini bisa pindah ke Bayern Munchen? Dan untuk proses transfer tersebut kira-kira berjalan lancar atau malah jadi sebaliknya ya? Simak berikut ini.

Bayern Hanya Ingin Pinjam Gareth Bale

Kegagalan di DFL Supercup membuat Bayern Munchen langsung berbenah. Tidak bisa di tutupi jika mereka butuh pemain yang bisa menjadi pengganti bagi dua sosok Arjen Robben dan Franck Ribery, yang selama ini menjadi andalan klub, menjadi kunci keberhasilan dari klub.

Bayern sendiri telah membeli beberapa pemain baru, namun belum ada yang secara spesifik ditujukan untuk mengganti dua sosok seperti Robben dan Ribery. Bayern sendiri disebut sedang berhitung secara cermat untuk posisi ini. Dan tentunya hal tersebut tidaklah mudah.

Dan kabarnya paling tidak saat ini, terdapat dua nama yang disebut bakal menjadi calon pengganti Robben dan Ribery. Nama keduanya tersebut adalah pemain berusia 23 tahun, Leroy Sane, dan Gareth Bale berusia 30 tahun.

Dan khusus untuk Bale, seperti dikutip informasi dari AS, Bayern ternyata mengalami keberatan dengan harga yang ditetapkan oleh pihak Madrid. Karena itu, Bayern akan mencoba opsi peminjaman untuk winger timnas Wales tersebut dan saat ini belum resmi di beritakan akankah berhasil permintaan yang di ajukan Bayern.

Manfaatkan Koneksi Sponsor

AS menyebut ada satu faktor yang bisa memuluskan langkah Bayern untuk mendapatkan jasa Gareth Bale yakni sponsor dan ini di katakan salah satu yang bisa menolongnya. Bayern dan Bale kini menjalin kerja sama dengan brand yang sama yakni adidas dan memang sudah banyak pemberitaan yang mengatakan jika sponsor ini bisa di manfaatkan oleh Bayern.

“Jangan lupakan bahwa Gareth Bale disponsori oleh adidas [apparel Bayern juga] dan mereka telah melakukan investasi dalam jumlah yang banyak di Bayern,” ucap sumber dari AS kepada bet789casino.com.

Tetapi dibalik semua itu, pemain berusia 30 tahun ini, Gareth Bale sendiri mengatakan jika ia masih enggan pindah dari Real Madrid. Dan faktor gaji adalah salah satu alasannya. Dia mendapatkan gaji dalam jumlah yang besar dari Real Madrid dan ia pribadi khawatir jumlahnya akan menurun ketika pindah klub. Tentu hal yang dirasakan Bale pernah juga di rasakan oleh beberapa pemain sepertinya, sehingga posisi tersebut mau tidak mau di lakukan. So kita tunggu saja ya bagaimana berita resmi selanjutnya.

Tanpa Lionel Messi, Ada 4 Tugas Besar Yang Perlu Di Kerjakan Valverde Pada Tur Pramusim Barcelona!

By admin 3 bulan ago

Berita terbaru datang klub Barcelona dimana mulai mendekati babak pamungkas pada persiapan pramusim dengan menjalani tur di Amerika Serikat. Mereka bakal mengunjungi Miami dan Detroit untuk menghadapi tim yang sama dua kali, bersama Napoli.

Ernesto Valverde selaku sang pelatih berusia 55 tahun, beruntung mendapatkan dukungan seluruh skuad bersamanya, kecuali Lionel Messi yang baru saja harus menerima kecelakaan yang dialaminya akibat diserang dan harus cedera. Artinya, Valverde bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari racikan yang paling pas sekaligus menata ulang rencana yang baru.

Barcelona bakal berusaha meraih semua trofi yang tersedia pada musim 2019/20 ini. Lionel Messi sudah berjanji, Blaugrana memang merindukan Liga Champions.

Sebab itu, Valverde kabarnya sudah punya 4 tugas utama yang harus segera diselesaikan, mungkin lewat tur pramusim kali ini. Apa saja kira-kira simak berikut ini.

Organisasi Serangan

Tugas pertama Valverde sebagai pelatih adalah menemukan kombinasi trio penyerang terbaik di antara beberapa nama yang sudah menjadi list yaitu Messi, Luis Suarez, dan Antoine Griezmann. Messi jelas jadi satu-satunya pemain yang tidak tergantikan dalam trio tersebut.

Dan saat ini Valverde harus menemukan formasi terbaik untuk memaksimalkan kemampuan mereka masing-masing. Suarez sendiri di akui bakal tetap jadi penyerang tengah, untuk Griezmann sendiri mungkin akan bermain di sayap kiri.

Dan kabarnya yang terakhirnya masih ada juga, yaitu Ousmane Dembele yang menunggu kesempatan bermain. Valverde harus menjaga rotasi skuad untuk bisa berjalan baik dan sesuai harapan.

Memilih Lini Tengah

PR besar lainnya adalah saat untuk menemukan formula lini tengah terbaik. Saat ini ada begitu banyak gelandang di Barcelona, dan hanya tiga tempat di skuad utama.

Musim ini Barca kedatangan Frenkie de Jong, yang diyakini bakal mendapatkan tempat di tim inti. Artinya, Valverde harus menemukan dua gelandang lainnya. Bagi sang pelatih untuk menemukan sisanya yaitu dua gelandang lagi menjadi suatu persoalan yang susah-susah gampang.

Sergio Busquets mungkin tidak tergantikan dan juga ada Ivan Rakitic. Namun, tetap saja Valverde selaku pelatih harus menemukan keseimbangan yang tepat antara menyerang dan bertahan.

Mempelajari Alternatif Defensif

Dengan adanya Kehadiran Junior Firpo yang baru-baru saja, jelas melengkapi pertahanan Barca musim ini. Vavlerde punya beberapa opsi yang bisa dia gunakan di setiap posisi, banyak para fans mengharapkan Barca sudah belajar dari kesalahan beberapa musim terakhir dengan harapan agar kesalahan tersebut tidak terulang kembali.

Dan di pos bek tengah ada Gerard Pique, Clement Lenglet, dan Samuel Umtiti. Lalu ada nama Jordi Alba dan Junior Firpo di pos bek kiri, serta Sergi Roberto dan Nelson Semedo yang bisa mengisi pos bek kanan.

Valverde harus menentukan empat bek inti yang bakal bermain, karena kesempatannya tur di Amerika Serikat ini merupakan kesempatan bagus.

Kesempatan Untuk Pemain Muda

Di akui, Barca adalah klub yang belum sempurna tanpa pemain-pemain muda jebolan La Masia. Sudah beberapa musim terakhir Barca mengabaikan La Masia dan justru membeli banyak pemain jadi.

Perubahan kebijakan ini membuat pemain-pemain muda Barca kesulitan menembus tim utama. Namun, musim ini setidaknya ada dua nama yang memang akan di keluarkan dengan potensial yang luar biasa yaitu Riqui Puig dan Carlez Perez.

Valverde sendiri pun di nilai sudah tahu bahwa dia tidak bisa meremehkan pemain-pemain muda ini. Dan sudah banyak yang menebak jika nama tersebut masuk dalam rencana pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Setelah Usaha MU dan Arsenal, Wolves Ingin Mencoba Datangkan Daniele Rugani, Berhasil Atau Tidak Berhasil?

By admin 3 bulan ago

Pemain belakang Juventus berkebangsaan Italia, Daniele Rugani, rupanya menjadi bidikan banyak klub yang memang sudah mengincar dirinya. Setelah klub Manchester United dan Arsenal, yang di kabarkan tertarik dengan pria berusia 25 tahun tersebut, nyatanya satu klub Inggris lain menyatakan tertarik padanya.

Daniele Rugani diprediksi akan sulit bersaing untuk mendapatkan tempat inti di lini belakang Juventus. Sebab, pemain berusia 25 tahun tersebut harus bersaing dengan banyak pemain dan punya kualitas melebihi dirinya.

Selain Leo Bonucci dan Giorgio Chiellini, Rugani juga harus bersaing dengan pemain muda Mattihjs de Ligt yang baru saja bergabung dengan Juventus. Pemain berusia 19 tahun itu baru saja akhirnya berhasil didatangkan dari Ajax dan diprediksi akan jadi pilihan utama.

Dengan situasi di atas, maka sukar rasanya melihat Daniele Rugani tampil reguler di Juventus. Jelas kesempatannya untuk mencapai tujuannya sudah tidak mungkin. Lantas, ke mana dia akan pindah? Simak artikel ini sampai habis ya.

Tawaran Dari Wolves

Pasca Manchester United dan Arsenal, kini giliran datang dari klub Wolverhampton yang tertarik untuk membeli Daniele Rugani. Kali ini, niat Wolves dinilai cukup serius karena kabarnya mereka akan melayangkan tawaran dalam waktu dekat.

Dikutip informasi dari Sportitalia, Wolves kabarnya sudah cukup lama mengincar Daniele Rugani. Tetapi, mereka baru akan mengajukan tawaran dalam waktu dekat ini. Karena minimnya dan tidak banyak waktu yang dimiliki.

Kabarnya Wolves bakal mengajukan tawaran senilai 30 juta euro kepada pihak Juventus. Nilai yang dirasa oleh pihak Wolves jauh lebih baik dari pada tawaran sebelumnya yang diajukan oleh United dan Arsenal.

Jika kita flashback dulu soal Arsenal sendiri hanya mengajukan tawaran peminjaman pada pihak Juventus. The Gunners berniat untuk meminjam Daniele Rugani selama dua musim, dengan opsi pembelian permanen di akhir kontrak dengan pemain Juventus tersebut.

Bagaimana Dengan Sikap Juventus?

Juventus sendiri menyadari bahwa mereka punya stok pemain yang cukup untuk posisi bek tengah. Apalagi, masih ada nama Merih Demiral yang juga baru didatangkan pada bursa transfer musim panas 2019 untuk itu posisi mereka di bilang aman dan tidak perlu ada yang terlalu di khawatirkan.

Akan tetapi, Juventus tetap tak akan melepas Daniele Rugani ke klub mana pun. Faktor pelatih anyar Maurizio Sarri yang menentukan masa depan pemain berusia 25 tahun tetap di Turin.

Daniele Rugani pernah bekerja sama dengan Sarri ketika masih di Empoli. Saat Sarri masih melatih mantan klubnya Chelsea, dia sempat mengajukan nama Daniele Rugani untuk dibeli. Tetapi, Juventus menolak mentah-mentah untuk melepas sang pemain. Dengan kemampuannya jelas terlihat Turin memang masih membutuhkan kinerja dari pemain berusia 25 tahun tersebut.

Sumber : Agen Bola Terbaik Indonesia bet789club.com

Tawaran Terbaru Manchester United, Akankah Di Terima Atau Di Tolak Oleh Leicester City?

By admin 3 bulan ago

Saga transfer yang terus menjadi buah bibir untuk pemain berusia 26 tahun, Harry Maguire ke Manchester United nampaknya masih kembali berlanjut. Leicester City diberitakan menolak tawaran terbaru yang di layangkan dari Setan Merah untuk sang bek.

Hampir setiap hari Manchester United selalu diberitakan mengejar tanda tangan Maguire usaha yang terus ia lakukan demi bek 26 tahun itu yang diharapkan mampu memperkuat barisan pertahanan Setan Merah yang tampil keropos musim lalu.

Proses perekrutan Maguire ini di akui penuh lika liku yang tidak mudah. Leicerster City terus jual mahal untuk melepaskan sang bek ke Old Trafford pada musim panas ini.

Menurut The Independent, Manchester United baru saja mengeluarkan tawaran terbaru mereka untuk Maguire. Namun lagi-lagi tawaran mereka ditolak oleh manajemen The Foxes. Kira-kira tawaran baru apalagi yang di keluarkan MU ya? Simak berikut ini.

Tawaran Pamungkas

Menurut laporan tersebut, Manchester United akhirnya memutuskan untuk memecahkan rekor transfer dunia dengan mendatangkan Maguire.

Mereka bersedia membayar sebesar 80 juta pounds untuk sang bek, setelah tawaran-tawaran mereka sebelumnya selalu ditolak oleh manajemen The Foxes.

United merasa tawaran itu sudah lebih dari cukup untuk mendapatkan jasa Maguire di musim panas ini. Namun bagaimana keputusan resmi akhirnya belum di pastikan.

Hasilnya Kembali Ditolak

Menurut laporan tersebut, Leicester City kembali menolak tawaran setan merah untuk Maguire. Lagi-lagi MU harus menerimanya ada rasa dimana pasti MU bingung harus opsi apalagi yang di tawarkan.

Dan, mereka dikabarkan ingin memanfaatkan situasi Maguire ini dengan sebaik-baiknya. Mereka ingin mendapatkan uang dalam jumlah besar untuk transfer pemain Timnas Inggris tersebut.

Untuk itu mereka menuntut pihak Setan Merah menaikkan lagi tawaran untuk Maguire. Hal tersebut jelas membuat MU sangat-sangat bingung.

Waktu Singkat / Mepet

Tentunya didalam transfer pemain ada juga batas waktu dan Manchester United memiliki waktu yang semakin terbatas untuk menuntaskan transfer pemain berusia 26 tahu, Maguire.

Jelas di umumkan bursa transfer Liga Inggris akan ditutup pada hari kamis tanggal 8 Agustus 2019 sehingga mereka punya kurang dari enam hari untuk menyelesaikan transfer ini jika gagal akan sia-sia dan diresmikan MU tidak bisa memboyong Maguire.

Inter Milan Tak Kunjung Memberi Tahu, Dua Nama Striker Incarannya!

By admin 4 bulan ago

Direktur Inter Milan, Giuseppe Marotta, baru-baru ini memberikan pernyataan jika ia pernah mengungkapkan bahwa dirinya masih mencari dua penyerang baru untuk menemani Lautaro Martinez. Namun ia masih enggan membeberkan nama incarannya kepada publik. Ia masih rahasiakan nama-nama tersebut sampai saat ini.

Pada musim kemarin, Nerazzurri memiliki tiga penyerang yang biasa dimainkan secara bergantian. Mereka adalah Lautaro Martinez, Mauro Icardi, dan juga pemain yang dipinjam dari AS Monaco pada musim panas 2018 lalu, Keita Balde Diao.

Dan sekarang, Inter Milan harus menerima jika salah satu pemainnya Keita Balde sudah kembali ke pelukan klub asal Prancis tersebut. Sedangkan untuk Icardi masih berstatus sebagai penggawa Inter Milan. Tetapi untuk Marotta pernah menyatakan bahwa penyerang asal Argentina itu tak masuk dalam skema sang pelatih Antonio Conte musim depan.

Alhasil, Nerazzurri tinggal memiliki sosok pemain Lautaro Martinez yang bisa diandalkan sebagai ujung tombak. Itulah mengapa Marotta disibukkan dengan aktivitas transfer musim panas ini, yang dengan tujuan mencari pendamping pria yang juga berasal dari Argentina itu.

“Satu striker adalah yang berpengalaman, sedangkan lainnya adalah pemain yang lebih muda potensial,” tutur Marotta, yang dulu pernah menjabat sebagai direktur olahraga Juventus dan Sampdoria, kepada Gazzetta dello Sport.

“Saya takkan menyebut namanya, itu tidak sopan. Tapi saya ulangi: tugas kami adalah membangun tim yang kuat dengan melihat kemungkinan pemain terbaik. Sebagian besar dari pekerjaan kami sudah selesai,” lanjutnya.

Minta Conte Bersabar

Meskipun dikabarkan memang sudah merekrut sejumlah nama baru, walaupun nama-nama tersebut belum bermunculan di publik, namun ternyata Antonio Conte selaku pelatih tidak menunjukkan rasa senangnya dengan aktivitas Marotta beberapa waktu lalu. Ia menganggap Inter bekerja sangat lambat, terutama dalam hal menjual pemainnya. Conte pun terlihat sekali memang pelatih yang tidak sabar menunggu prosesnya dan banyak beberapa orang memberikan masukkan untuk Conte bersabar.

Conte beranggapan bahwa nama-nama yang kunjung dilepas oleh Inter Milan, nama tersebut seperti Icardi dan Radja Nainggolan, telah menghambat upaya Nerazzurri untuk mendatangkan pemain anyar. Untuk ini, Marotta meminta seluruh elemen Inter, tak terkecuali Conte, agar bisa bersabar. Seperti yang tadi diawal juga sudah ditekankan untuk sang pelatih.

“Kami paham dengan kesulitan yang sedang dihadapi. Tak memiliki striker sangat membatasinya dan membuatnya bekerja lebih keras,” tambah Marotta.

“Namun, bursa transfer musim panas ini masih panjang dan belum benar-benar hidup. Kami semua harus bersabar,” tandas sosok berusia 62 tahun tersebut kepada bet789inc.com.

Federico Bernardeschi Angkat Suara, Soal Federico Chiesa Yang Ingin Bergabung Dengan Juventus

By admin 4 bulan ago

Rumor saat ini mengenai pemain muda berusia 21 tahun, Federico Chiesa yang ingin meninggalkan Fiorentina dengan tujuan demi bergabung dengan Juventus membuat salah satu pemain Juventus berusia 25 tahun, Federico Bernardeschi angkat suara. Apa isinya? Ia memberikan sedikit saran bagi pemain muda tersebut untuk masa depannya.

Kedekatan Juventus dan Chiesa sebenarnya sudah diberitakan sejak musim panas tahun 2018 lalu selain faktor usia memang Chiesa sudah diminati oleh pelatih Juventus pada musim itu. Tapi isunya kembali mencuat pada bursa transfer musim panas ini walaupun lini depan Bianconeri sendiri sudah penuh dengan pemain bertalenta.

Kabar terakhir menyebutkan bahwa penyerang berumur 21 tahun tersebut sedang memaksakan diri untuk hengkang dari Artemio Franchi. Bahkan ia sampai disidak oleh beberapa petinggi La Viola dalam bus milik tim sendirian baru-baru ini.

Lalu klub Fiorentina sendiri seperti yang pernah diungkapkan oleh Rocco Comisso selaku pemilik klub, tak ingin membiarkan Chiesa pergi dan tetap mempertahankan pemain mudanya tersebut. Terlebih jika sang penyerang memilih Juventus sebagai labuhan berikutnya.

Tentu saja pemberitaan tersebut sampai ke telinga Bernardeschi yang saat ini membela di Juventus, yang sudah lebih dulunya meninggalkan Fiorentina demi gabung Juventus pada tahun 2017 lalu. Pria berumur 25 tahun itu hanya bisa memberinya sedikit saran untuk pemain yang sama-sama berkebangsaan Italia tersebut.

“Sudah benar bahwa dia membuat keputusannya sendirian, hanya dia yang bisa membuat keputusan untuk dirinya sendiri,” ujar Bernardeschi kepada awak media, seperti yang dikutip dari Football Italia.

“Bagi saya, itu krusial: kami bermain bersama selama dua tahun dan bersama di Timnas, tapi saya selalu meninggalkan dia sendirian,” lanjutnya.

Rivalitas Fiorentina-Juventus

Rivalitas yang terjadi saat ini antara Fiorentina dan Juventus sendiri sudah berlangsung lama. Dan kalau kita bisa flashback semuanya tercatat dan sudah dimulai pada musim 1981-1982, di mana kedua tim berebut gelar Serie A. Waktu itu, Juventus keluar sebagai pemenang di pekan terakhir dan Fiorentina harus puas di posisi kedua.

La Viola mencium adanya kecurangan pada saat itu. Bahkan playmaker Fiorentina, Giancarlo Antognoni, dengan tegas mengatakan ‘Ci hanno rubato il titolo’, yang berarti ‘mereka telah mencuri gelar’. Tifosi La Viola lalu menambahkan ‘lebih baik jadi runner-up ketimbang pencuri’.

Kondisi semakin diperkeruh oleh Roberto Baggio yang memutuskan untuk bergabung dengan Juventus di tahun 1990. Ya, sosok legenda tersebut sebelumnya berstatus sebagai idola Fiorentina. Kepergiannya memicu kerusuhan di Kota Florence pada waktu itu.

Bernardeschi sendiri akhirnya mengikuti jejak Baggio, dan membuatnya kini menjadi public enemy Fiorentina. Saat kembali ke Artemio Franchi beberapa bulan setelahnya dengan seragam Juventus, ia mendapatkan ejekan dari para tifosi La Viola. Tapi mereka langsung terdiam begitu Bernardeschi membuktikan dengan kemampuannya saat berhasil mencetak gol melalui tendangan bebas.